Belakangan keresahan dan kebimbangan datang menghampiri. Saya lapar, tetapi tidak ingin makan ini tetapi ingin makan itu. Lalu khawatir makanan itu akan membuat kesehatan memburuk. Tidak juga, kadangkala karena khawatir hanya akan mengikuti hawa nafsu semata dengan makan itu lalu nanti menyesal. Bisa juga karena. Huek, belum selesai kalimat pikiranku aku sudah mual. Perutku terasa tidak nyaman. Seperti ada semacam balon kecil memenuhi lambungku. Perlahan akan naik keatas menusuk ulu hatiku. Membuat detak jantungku berdetak cepat dan nafasku mulai terasa sesak. Dadaku seolah memompa udara pada kelep yang tertutup, berat. Lalu, rongga dadaku kembali bergejolak seperti ada yang mengetuk gendang kerasa di sana. Kupandangi sekeliling. Manusia, tembok dan langit seakan tampak serupa, datar dan putih. Aku ingin beranjak sebentar saja dari rasa sakit yang muncul dari perutku. Serta aku ingin menghirup udara dengan tenang dan nyaman. Sekilas aku mendengar suara kicau burung, sama...