Saya teringat kalimat Kang Sobih. Cara berfikir seorang Gusdurian itu kritis, adil dan tidak kolot. Aku sepakat soal itu. Sementara orang-orang yang berada pada gerakan sosial menempatkan masyarakat sebagai objek. Mereka datang dengan gagah bersama gagasan dan ide-ide cemerlang. Melakukan sesuatu untuk perubahan masyarakat. Hal ini benar-benar meresahkan pikiran saya. Entah apa yang keliru di sini. Sampai akhirnya saya menyadari akan satu hal. Perubahan itu datangnya dari dalam, kata Mas Jay. Telur jika energinya pecah dari luar maka hanya akan menjadi telur yang busuk, paling banter adalah jadi telor ceplok atau telur dadar. Sementara jika energi perubahan itu datangnya dari dalam. Maka, kehidupan (baru) yang akan hadir. Spirit perubahan itu harus selalu datang dari dalam. Begitupula dengan perubahan di masyarakat. Upayakan energi-energi perubahan itu bersumber dari potensi masyarakat itu sendiri. Hal-hal dari luar apapun itu bentuknya termasuk ilmu pengetahuan hanya sebaga...