Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2020

Kucing hitam dalam mobil Leni centil mondar-mandir

Saat ini berada di Kapolresta. Waktu menunjukan pukul sepuluh lebih empat puluh tiga menit. Di ruang tunggu Satpas Satlantas Polres Cirebon Kota. Ruangan sejuk dengan pendingin ruangan. Pandanganku berkeliling, menemukan ruang menyusui dan arena bermain anak. Seorang Polisi wanita tengah hamil melayani dengan ramah. Seragam coklatnya tampak dimodifikasi menyesuaikan bentuk tubuhnya. Terbesit pertanyaan, berapa lama ia mendapatkan cuti hamil dan melahirkan. Mengingat cutui hamil dan melahirkan di tempatku bekerja tidak sesuai dengan UU tenaga kerja. Persoalana paling mendasar bagi masyarakat Indonesia adalah keberanian untuk bersuara terhadap hak-haknya. Betul kewajiban juga tidak luput. Hak dan kewajiban haruslah sejalan. Hak saya sebagai pekerja akan dipenuhi oleh pemegang kebijakan, hak saya adalah kewabian mereka. Kewajiban saya sebagai seorang guru bertanggung jawab atas pendidikan anak didik, menaati peraturan serta bekerja sesuai kontrak. Sangat dilematis jika kesadaran ini tida...

Quarter Crisis of My Life

Krisis dalam kehidupan yang saya alami adalah di usia 18 tahun, 25 tahun, dan 32 tahun. Ketiga fase ini kebetulan berjenjang 7 tahun. Sebelum itu, saya juga sadar sebelum itu saya mengalami krisis. Ya, di usia 11 tahun.  Beranjak dari usia anak-anak menuju dewasa, orang tua saya bercerai. Konflik panjang dimulai-sampai sekarang belum selesai. Pertengkaran disertai kekerasan, kebencian, dan dendam mengawali krisis pertama dalam hidup. Ayah, yang saat itu menjadi tumpuan utama pergi meninggalkan keluarga. Saya sempat mencari beliau, bahkan meminta beliau kembali. Namun, tidak berhasil. Peristiwa ini mengawali sederet mimpi buruk-saya sempat berpikir- tidak berkesudahan.  Sampai pada usia lulus sekolah saya mengalami krisis kepercayaan terhadap orang tua. Pola pikir mulai terbangun, jati diri berusaha diraih. Nyatanya menggiring saya menuju realitas kehidupan yang lebih pahit dan mencengangkan. Keluarga saya, merupakan prioritas bagi menjadi persoalan nyat...